UniquePetualang.com – Battlefield 6 langsung menarik perhatian sejak hari pertama berkat kembalinya gameplay yang lebih realistis. Banyak pemain menilai pengalaman tembak-menembaknya terasa lebih berat dan memuaskan, sesuai harapan fans lama.
Namun, suasana berubah ketika Season 1 meluncur bersama mode battle-royale RedSec. Walaupun mode ini menambah variasi permainan, sebagian komunitas justru melontarkan kritik, terutama pada hadirnya sejumlah skin karakter dan kosmetik yang dianggap tidak sesuai dengan nuansa realistis yang menjadi identitas utama Battlefield. Perdebatan soal “realistis vs. kosmetik fantasi” kembali mencuat seperti beberapa seri sebelumnya.
Meski begitu, kekurangan tersebut tidak sepenuhnya mempengaruhi popularitas keseluruhan game. Banyak pemain menilai Battlefield 6 menghadirkan pengalaman perang modern yang memuaskan, dari desain map hingga dinamika tim yang intens.
Di tengah reaksi beragam dari komunitas, EA membuat pernyataan mengejutkan: mereka mengklaim bahwa Battlefield 6 menjadi game shooter terlaris tahun ini. Klaim ini tentu mengundang rasa penasaran — bahkan sedikit keraguan — dari para pemain. Apakah benar penjualannya setinggi itu? Atau hanya sekadar strategi pemasaran?
Terlepas dari kontroversinya, satu hal jelas: Battlefield 6 sukses mencuri perhatian industri game dan komunitas FPS di tahun ini. Baik karena kualitas gameplay yang kembali ke akarnya, maupun perdebatan soal arah kosmetik dan mode baru yang terus berkembang.
EA Klaim Battlefield 6 Jadi Game Shooter Terlaris Tahun Ini

Melalui situs resminya, EA memajang sebuah banner ucapan terima kasih kepada para pemain Battlefield 6 sebagai game shooter terlaris. Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa penjualan Battlefield 6 berhasil melampaui sejumlah kompetitor besar di genre yang sama.
game terbaru Battlefield itu dilaporkan telah menembus angka lebih dari 10 juta kopi terjual di seluruh platform. Pencapaian ini menegaskan posisi Battlefield 6 sebagai salah satu rilis paling sukses dalam sejarah franchise tersebut.
Game Steam Battlefield yang Sukses Terbaik

Klaim EA diperkuat laporan The Games Business, yang mencatat bahwa Battlefield 6 memiliki peluncuran jauh lebih kuat di Inggris dibanding Call of Duty: Black Ops 7. Penjualan fisik Black Ops 7 bahkan turun lebih dari 60% dibanding Black Ops 6.
Namun, ada konteks penting yang tidak boleh dilewatkan. Black Ops 7 dirilis langsung di Xbox Game Pass pada hari pertama, sehingga banyak pemain dapat mengakses game tersebut secara “gratis” melalui langganan layanan tersebut. Kondisi ini tentu berdampak pada angka penjualan fisik dan digitalnya. Jika melihat faktor tersebut, maka wajar jika penjualan Black Ops 7 terlihat lebih rendah ketimbang Battlefield 6, yang tidak tersedia di layanan berlangganan apa pun selain EA Play Pro.

Selain menyalip Black Ops 7, Battlefield 6 juga unggul atas ARC Raiders, yang baru terjual sekitar 4 juta kopi meski sempat cukup populer. Angka tersebut masih berada jauh di bawah capaian Battlefield 6, yang berhasil mempertahankan momentumnya sejak hari pertama rilis.
Temukan Berita Teknologi Terbaik hari ini
